October 15, 2019

10 Besar Penyakit di Kab. Cirebon : 1. Nosofaringitis akuta ( Commond Cold ) 186.265. 2. Infeksi saluran pernapasan akut tidak spesifik 157.077. 3. Myalgia 130.221. 4. Diare dan Gastoenteritis 75.208. 5. Dermatitis lain tidak spesifik ( eksema ) 67.373. 6. Gangguan lain pada kulit dan jaringan subkotan yang tidak terklarifikasi 59.325. 7. Gastroduodenitesis tidak spesifik 57.858. 8. Hipertensi primer ( esensial ) 53.885. 9. Faringitis Akuta 49.783. 10. Tukak Lambung 49.083.

Strategi 90 90 90 HIV

Print pagePDF pageEmail page

P2P | Minggu (22/10/2017) Kementerian Kesehatan mengadakan Lokakarya Fast Track 90-90-90 yang bertempat di Jakarta. Cara ini berlangsung selama empat hari yang dimulai sejak 22-25 Oktober 2017. Kegiatan ini di hadiri oleh 34 Provinsi dan 97 Kabupaten/Kota dan dilaksanakan dalam dua gelombang.

Inti dari kegiatan ini adalah dalam rangka percepatan penurunan epidemi HIV dengan Strategi Jalur Cepat 90-90-90 yaitu pada tahun 2020 90% ODHA mengetahui status HIVnya, 90% ODHA yang tahu statusnya mendapatkan ARV dan 90% ODHA on ART mengalami supresi Viral Load (VL).


KAMPANYE MR (MEASLES RUBELLA) DI KABUPATEN CIREBON

Print pagePDF pageEmail page

Kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan <15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya, sifatnya wajib dan tidak memerlukan individual informed consent.

Pelaksanaan Kampanye imunisasi MR di Kabupaten Cirebon dilaksanakan 2 tahap;

  1. Bulan Agustus 2017 untuk sasaran anak sekolah SD/MI dan SMP/MTs sederajat dilaksanakan di sekolah, dan
  2. Bulan September 2017 untuk sasaran anak usia tidak sekolah, dilaksanakan di Posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya.

Target cakupan kampanye imunisasi MR adalah minimal 95% merata di seluruh tempat pelayanan.

Berdasarkan data surveilans dan cakupan imunisasi, maka imunisasi campak rutin belum cukup untuk mencapai target eliminasi campak. Sedangkan untuk akselerasi pengendalian rubella/CRS maka perlu dilaukan kampanye imunisasi tambahan sebelum introduksi vaksin MR ke dalam imunisasi rutin.

Jumlah sasaran kampanye imunisasi MR di Kabupaten Cirebon selurunya adalah 547.811 anak, sasaran yang telah di imunisasi sampai akhir kegiatan 540.641 (98,69%).

Tercapainya cakupan melebihi target 95% tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah; Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, TP PKK, MUI dan LK NU di tingkat kabupaten dan kecamatan


Sosialisasi Penanggulangan Penyakit Kusta di Kalangan Akademisi

Print pagePDF pageEmail page

Bidang P2P menyelanggarakan rapat sosialisasi penyakit kusta di kalangan akademisi. Hal ini tiada lain bahwa diharapkan semua akademis sudah menerapkan mata kuliah yang memuat tentang penyakit kusta, yang meliputi pengertian, gejala dan tanda kusta, tatalaksana pengobatan dan penanggulangannya.

Pada keaempata tersebut Kepala Dinas mengungkapkan bahwa Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium leperae artinya bukan penyakit guna guna, bukan penyakit keturunan ataupun kutukan.


Pertemuan GERDUNAS Semester 2 Tahun 2016

Print pagePDF pageEmail page

P2P-Sumber. Kamis (22/09/16) LKNU bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan pertemuan rutin semesteran dengan tujuan untuk mengevaluasi kegiatan selama 6 (enam) bulan ke belakang dan merencanakan kegiatan 6 (enam) bulan ke depan.

Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dr. H. Ahmad Qoyyim, MARS., dan dihadiri oleh Ketua Komisi 4 Bejo Kasiono, Ketua LKNU dr. H. Sutara, Kepala Bidang P2P dr. Hj. Neneng Hasanah, unsur Rumah Sakit, Puskesmas serta OPD terkait.

Kepala Dinas dalam sambutanya mengamantkan bahwa penyait TB menjadi tanggungjawab kita semua, jadi bukan hanya orang kesehatan yang bertanggung jawab karena penyakit TB sebagian besar dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak sehat, rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Penyakit TB saat ini bisa disembuhkan dalam kurun waktu enam bulan, turuti dan taati apa yang dianjurkan oleh dokter, jangan sampai baru juga dua bulan sudah merasakan enak malahan gak mau minum obat lagi, padahal pengobatan TB harus tuntas minimal enam bulan; bigitu himbauan dari Kepala Dinas.

Sambutan Ketua LKNU dr. H. Sutara pun mengungkapkan bahwa LKNU mempunyai 200 kader CEPAT LKNU yang sudah berkiprah di Kabupaten Cirebon dalam penemuan dan penyembuhan penyakit TB.

Kepala Bidang P2P dr. Hj. Neneng Hasanah selaku Fasilitator mengungkapkan bahwa TB saat ini bebannya semakin berat, karena adanya TB resisten obat. Hal ini tentunya membutuhkan biaya yang lebih tinggi lagi sekitar Rp. 200 jt serta waktu yang lebih lama dalam pengobatannya yaitu minimal 2 tahun. Jadi kalau ada 1 orang yang TB Resisten maka akan menghabiskan biaya pengobatan TB untuk 200 orang. Sungguh beban yang sangat berat buat sektor kesehatan jika tidak dibantu oleh semua komponen.


SMS ke 0812 2000 6001 solusi bertanya tentang Kesehatan

Print pagePDF pageEmail page

P2P]. “Cukup ketik PENYAKIT kirimkan SMS ini ke 0812 2000 6001 maka informasi penyakit ada di ujung jari Anda,” Ujar Kepala Bidang P2P dr. Hj. Neneng Hasanah dalam amanat Apel Pagi di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

“Aplikasi ini di sebut e-PEDALKIT atau elektronik Pengendalian Penyakit yang bersistem SMS Gateway, sehingga tinggal ikuti MENU yang ada pada jawaban SMS tersebut”, Lanjut dr. Neneng sapaan akrabnya.

“Atau bisa juga dengan mengunjungi website e-PEDALKIT dengan alamat www.rujukan.cirebonkab.go.id/pedalkit maka dengan klik link tersebut bisa melihat keseluruhan dari aplikasi ini.” Pungkasnya.