July 17, 2019

10 Besar Penyakit di Kab. Cirebon : 1. Nosofaringitis akuta ( Commond Cold ) 186.265. 2. Infeksi saluran pernapasan akut tidak spesifik 157.077. 3. Myalgia 130.221. 4. Diare dan Gastoenteritis 75.208. 5. Dermatitis lain tidak spesifik ( eksema ) 67.373. 6. Gangguan lain pada kulit dan jaringan subkotan yang tidak terklarifikasi 59.325. 7. Gastroduodenitesis tidak spesifik 57.858. 8. Hipertensi primer ( esensial ) 53.885. 9. Faringitis Akuta 49.783. 10. Tukak Lambung 49.083.

Dinas Kesehatan Siapkan 21 Posko Mudik

Print pagePDF pageEmail page

Dinas kesehatan Siaga 24 Jam mulai H-7 dan H+7 Lebaran

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon akan mendirikan 21 pos jaga medis di beberapa titik jalur pantai utara (pantura) Cirebon dan pelayanan didukung oleh 24 puskesmas yang tersebar dibeberapa wilayah. Hal ini untuk melayanani pemudik yang diperkirakan mulai padat pada H-7 dan H+7.

“petugas berjaga 24 jam sehingga pegawai medis tidak boleh cuti lebaran. Dalam tugasnya, mereka diatur waktunya. Hal ini yang sedang diatur sekarang ujar Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj. Endang Susilowati.MM Menurutnya pos jaga kesehatan beroperasi pada minggu pertama Agustus. [Read more…]


Transplantasi Sumsum Tulang Dapat Sembuhkan HIV

Print pagePDF pageEmail page

Infeksi HIV (Human immunodeficiency virus) hingga kini belum bisa disembuhkan. Tapi 2 orang yang menerima transplantasi sumsum tulang diketahui tidak lagi terdeteksi adanya HIV dalam sel darah selama 2 tahun.

Sebuah studi menunjukkan sel-sel induk dari sumsum tulang memberikan perlindungan terhadap tubuh dari kemungkinan terjadinya infeksi HIV lagi. Hal ini berdasarkan 2 orang laki-laki yang sudah lama terinfeksi HIV tidak lagi terdeteksi adanya virus tersebut di dalam sel darahnya setelah mendapatkan transplantasi sumsum tulang. Virus ini biasanya mudah terdeteksi dengan baik dalam limfosit laki-laki, yaitu sel darah yang bekerja untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan. Namun virus ini mulai tidak terdeteksi setelah 8 bulan menjalani operasi dan bertahan hingga 2 tahun. Meski begitu para pasien yang dirawat di Brigham and Women’s [Read more…]