December 6, 2016

10 Besar Penyakit di Kab. Cirebon : 1. Nosofaringitis akuta ( Commond Cold ) 186.265. 2. Infeksi saluran pernapasan akut tidak spesifik 157.077. 3. Myalgia 130.221. 4. Diare dan Gastoenteritis 75.208. 5. Dermatitis lain tidak spesifik ( eksema ) 67.373. 6. Gangguan lain pada kulit dan jaringan subkotan yang tidak terklarifikasi 59.325. 7. Gastroduodenitesis tidak spesifik 57.858. 8. Hipertensi primer ( esensial ) 53.885. 9. Faringitis Akuta 49.783. 10. Tukak Lambung 49.083.

Optimalisasi Jejaring PPM


Kamis (2/8) Dinas Kesehatan menyelenggarakan optimalisasi jejaring Public Private Mix(PPM) dengan tujuan ” Menjamin akses layananTB yang bermutu dan berkesinambungan bagi masyarakat,kolaborasi ini meliputi pemeriksaan laboratorium, apotik, kolaborasi TB-HIV maupun manajemen TB resisten obat (MDR dan XDR)”, demikian kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dr. hj. Endang Susilowati, MM dalam sambutannya dalam pembukaan acara Optimalisasi jejaring PPM di Kabupaten Cirebon.

PPM adalah bauran pelayanan antara pemerintah dengan swasta, dan merupakan pendekatan komprehensif pelibatan semua fasilitas layanan kesehatan dalam melakukan layanan pasien TB dan program pengendalian TB.

Upaya pengendalianTB yang kita kenal saat ini adalah dengan menerapkan strategi DOTS sejak tahun 1995, dan Bank Dunia menyatakan bahwa strategi ini sebagai salah satu bentuk intervensi kesehatan yang secara ekonomis sangat efektif (cost-efective). Hasil penelitian melansir bahwa dengan strategi DOTS akan menghemat sebesar $55 selama 20 tahun.

Kemudian strategi ini diperluas oleh Global STOP TB Partnership yang meliputi :

  1. Mencapai, megoptimalkan dan mempertahankan mutu dots
  2. Merespon masalah tb-hiv, mdr-tb dan tantangan lainnya
  3. Berkontribusi dalam penguatan sistem kesehatan
  4. Melibatkan semua pemberi pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta
  5. Memberdayakan pasien dan masyarakat
  6. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian.

Penemuan BTA+ di Kabupaten Cirebon pada tahun 2011 mencapai 2.025 dengan angka konversi 88,7%, capaian ini terjadi penurunan jika kita bandingkan dengan tahun 2010 yang mencapai 90,9%.

Namuan angka konversi ini jika kita pecah per unit pelayanan kesehatan (UPK) adalah di Puskesmas 90,6%, RS Sumber Waras 100%, Lapas Gintung 100%, RSUD arjawinangun 55,6%, RSTP sidawangi 85,7% dan RSUD waled 73,3% dari target 80%. Kita melihat masih ada capaian konversi dibawah 80%

“Harapan kami adalah, dengan kegiatan program Public Private Mix ini bisa mengoptimalkan pengendalian tb di kabupaten cirebon”, kata Kepala Dinas dalam kata-kata terakhir sambutannya.


Speak Your Mind

*