December 6, 2016

10 Besar Penyakit di Kab. Cirebon : 1. Nosofaringitis akuta ( Commond Cold ) 186.265. 2. Infeksi saluran pernapasan akut tidak spesifik 157.077. 3. Myalgia 130.221. 4. Diare dan Gastoenteritis 75.208. 5. Dermatitis lain tidak spesifik ( eksema ) 67.373. 6. Gangguan lain pada kulit dan jaringan subkotan yang tidak terklarifikasi 59.325. 7. Gastroduodenitesis tidak spesifik 57.858. 8. Hipertensi primer ( esensial ) 53.885. 9. Faringitis Akuta 49.783. 10. Tukak Lambung 49.083.

2025, 50 Persen Bayi Harus dapat ASI Eksklusif


KOMPAS.com – Menyambut pekan ASI Sedunia yang jatuh pada tanggal 1-7 Agustus 2012, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan setidaknya 50 Persen bayi dibawah usia enam bulan harus sudah mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2025. Saat ini, tingkat pemberian ASI eksklusif secara global masih 37 persen.

Untuk mewujudkan upaya tersebut, WHO menjalin kerjasama dengan sejumlah organisasi lain seperti World Alliance for Breastfeeding Action.Tema tahun ini menyoroti upaya global untuk melindungi, mempromosikan dan mendukung ASI.

WHO mengungkapkan, sebanyak 26 negara telah menemui sasaran dan dapat menunjukkan bahwa dengan upaya terfokus, adalah mungkin untuk mencapai atau bahkan melebihi target  tujuan global.

Pemberian ASI Eksklusif sedini mungkin memberikan manfaat besar, terutama dalam mengurangi angka kematian dan morbiditas (kesakitan) pada anak. Menyusui bertanggung jawab untuk mencegah 45 persen kematian neonatal akibat infeksi, 30 persen kematian diare dan 18 persen kematian pernafasan akut pada anak balita.

Meningkatkan praktek pemberian ASI secara optimal juga menjadi tujuan utama untuk mengatasi masalah kesehatan tidak hanya pada anak tetapi juga perempuan. Strategi ini bertujuan untuk menyelamatkan 16 juta perempuan dan anak pada tahun 2015, yang juga telah didukung hampir semua lapisan baik pemerintah dan mitra.

“WHO tetap berkomitmen untuk mempromosikan menyusui sebagai sumber makanan ideal untuk bayi dan anak kecil. Ini Pekan ASI Dunia, kami mendesak pemerintah dan mitra untuk bergabung dengan kami dalam memperbarui upaya mereka, sehingga anak-anak di seluruh dunia mendapatkan awal terbaik dalam hidup,” ujar WHO dalam situsnya.

Sumber : who


Speak Your Mind

*